Akademisi FH UNSAM Pandu Pengajian Akbar Kota Langsa Bersama Ulama Kharismatik Aceh

Langsa — Senin, 8 Juni 2026. Pengajian Akbar TASTAFI-HUDA bersama ulama kharismatik Aceh, Abu Syeikh H. Hasanoel Basri HG atau yang akrab dikenal dengan Abu Mudi, berlangsung khidmat di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa

Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan oleh Pengajian TASTAFI dan Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kota Langsa. Acara tersebut dihadiri ribuan masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya yang antusias mengikuti tausiah serta penguatan ilmu keislaman.

Turut Memandu jalannya Acara dalam kegiatan tersebut Tgk. Sari Yulis, S.H.I., M.H., (Dosen Fakultas Hukum Universitas Samudra Langsa). Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan kalangan akademisi terhadap kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah masyarakat.

Keterlibatan Sari Yulis juga menunjukkan bahwa akademisi Universitas Samudra Langsa, khususnya Fakultas Hukum, terus berupaya mengambil bagian dalam pengembangan Sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Peran akademisi tidak hanya terbatas pada kegiatan internal kampus, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari pengabdian, pembinaan moral, serta kontribusi nyata dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual umat.

Acara Pengajian Akbar ini juga dibuka oleh Wakil Wali Kota Langsa, M. Haikal Alfisyahrin, S.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengajian merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek spiritual dan moral masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya fisik, tetapi juga spiritual dan moral. Melalui pengajian seperti ini, kita memperkuat silaturahmi dan membangun masyarakat yang lebih baik secara lahir dan batin,” ujarnya.

Dalam tausiahnya, Abu Mudi menekankan pentingnya tiga ilmu dasar yang wajib dipelajari oleh umat Islam, yaitu ilmu tauhid, fikih, dan tasawuf. Menurut beliau, ketiga ilmu inilah yang menjadi landasan utama dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara benar.

“Ilmu yang wajib dipelajari itu ada tiga, yaitu tauhid, fikih, dan tasawuf. Maka lahirlah pengajian TASTAFI sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap tiga ilmu penting tersebut,” pesan Abu Mudi.

Pengajian Akbar TASTAFI-HUDA ini bertujuan untuk memperkuat aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah, membina akhlak umat, serta mempererat hubungan antara ulama, umara, akademisi, dan masyarakat.

Kegiatan ini mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat. Ribuan jamaah tampak memenuhi area Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa sejak awal acara hingga selesai. Suasana pengajian berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengajian TASTAFI-HUDA semakin berkembang dan terus menjadi ruang pembinaan umat, khususnya dalam memperkuat aqidah, memperdalam ilmu agama, serta menjaga tradisi keilmuan dayah di Kota Langsa.

*Is

Scroll to Top