
Langsa — Fakultas Hukum Universitas Samudra bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peduli Rakyat Aceh kembali menyelenggarakan Pelatihan Paralegal Angkatan III Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa dan alumni dalam bidang bantuan hukum dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026 tersebut dilaksanakan di Ruang Sulaiman Alqanuni, Fakultas Hukum Universitas Samudra, dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2022 dan 2023 serta para alumni yang memiliki minat terhadap kegiatan pendampingan dan pelayanan hukum bagi masyarakat.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Samudra, Dr. Liza Agnesta Krisna, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya kehadiran paralegal sebagai bagian dari upaya memperluas akses keadilan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pelatihan paralegal tidak hanya memberikan pemahaman mengenai aspek hukum, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, kepekaan terhadap persoalan masyarakat, serta komitmen untuk memberikan pendampingan hukum kepada kelompok yang membutuhkan.
Sementara itu, Direktur LBH Peduli Rakyat Aceh, M. Permata Sakti, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa paralegal memiliki peran penting dalam mendukung pemberian bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat yang rentan dan memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir paralegal muda yang kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai peran dan fungsi paralegal, etika pendampingan hukum, serta keterampilan praktis dalam memberikan bantuan hukum nonlitigasi kepada masyarakat.
Penyelenggaraan Pelatihan Paralegal Angkatan III Tahun 2026 ini juga menjadi wujud sinergi antara Fakultas Hukum Universitas Samudra dan LBH Peduli Rakyat Aceh dalam mendukung penguatan pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Samudra berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni yang memiliki kompetensi serta kepedulian untuk terlibat aktif dalam upaya memperjuangkan akses keadilan dan perlindungan hak-hak masyarakat.