
Langsa — Program Studi Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Samudra melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun Akademik 2025/2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sistem Informasi Tugas Akhir Magister (SITAMA), Sabtu, 20 Juni 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Fakultas Hukum dan Smart Class Universitas Samudra, serta diikuti oleh 32 mahasiswa Magister Hukum. Jumlah tersebut terdiri atas 16 mahasiswa Angkatan II dan 16 mahasiswa Angkatan III.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Samudra, Dr. Liza Agnesta Krisna, S.H., M.H., Wakil Dekan II, Dr. Maria Ulfa, S.Pd., M.Hum., serta Koordinator Program Studi Magister Hukum FH UNSAM, Dr. M. Iqbal Asnawi, S.H., M.H.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Samudra kepada mahasiswa Magister Hukum yang hadir. Dalam arahannya, Dr. Liza Agnesta Krisna, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas komitmen mahasiswa yang tetap mengikuti UAS secara tatap muka, meskipun sebagian besar berdomisili di luar Kota Langsa, seperti Jakarta, Medan, Simeulue, Aceh Besar, dan sejumlah daerah lainnya.
Kehadiran mahasiswa dalam pelaksanaan UAS secara langsung dinilai sebagai bentuk tanggung jawab akademik dalam menyelesaikan proses perkuliahan pada Program Studi Magister Hukum. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan UAS sesi pertama yang berlangsung di Smart Class Universitas Samudra.
Usai pelaksanaan ujian sesi pertama, mahasiswa mengikuti Sosialisasi SITAMA yang disampaikan oleh Dr. Hanri Aldino, S.H., M.H. Dalam pemaparannya, Dr. Hanri menjelaskan bahwa SITAMA merupakan sistem yang disiapkan untuk mendukung proses bimbingan tugas akhir mahasiswa Magister Hukum agar berjalan lebih fleksibel, terarah, dan terdokumentasi dengan baik.
Menurutnya, pemanfaatan SITAMA menjadi bagian dari penyesuaian layanan akademik terhadap perkembangan teknologi informasi. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi akademik antara mahasiswa dan dosen pembimbing, khususnya dalam proses penyusunan tugas akhir atau tesis.
“Sosialisasi SITAMA menjadi solusi bagi mahasiswa dan dosen untuk mempermudah proses bimbingan tugas akhir, terutama di tengah perkembangan sistem digital dan informasi yang semakin kompleks,” demikian salah satu poin penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan coffee break serta istirahat, salat, dan makan. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti UAS sesi kedua yang berlangsung di Fakultas Hukum Universitas Samudra. Setelah ujian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan coffee break dan bimbingan penulisan tesis bagi mahasiswa Angkatan II.
Secara keseluruhan, pelaksanaan UAS Tahun Akademik 2025/2026 berjalan dengan tertib dan lancar. Sosialisasi SITAMA juga mendapat respons positif karena dinilai dapat membantu mahasiswa dalam memahami mekanisme bimbingan tugas akhir secara lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Samudra berharap mahasiswa memperoleh hasil akademik terbaik dalam pelaksanaan UAS. Selain itu, pemanfaatan SITAMA diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan tugas akhir mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang mulai memasuki tahap penulisan tesis.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum Universitas Samudra dalam meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis teknologi, sekaligus mendukung penyelenggaraan pendidikan magister hukum yang adaptif, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
*is