Langsa — Fakultas Hukum Universitas Samudra menggelar kegiatan Moot Court/Peradilan Semu dengan tema “Meningkatkan Penalaran dan Kompetensi Praktik Beracara Mahasiswa Hukum dalam Sistem Peradilan: Integrity for a Quality Judiciary”, pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Aula Sulaiman Al Qanuni Fakultas Hukum Universitas Samudra.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menjadi wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam memahami mekanisme persidangan. Dalam simulasi peradilan semu ini, mahasiswa berperan langsung sebagai Penuntut Umum, Hakim Ketua, Hakim Anggota, dan Pengacara, sehingga mereka tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga merasakan suasana praktik beracara secara nyata.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur eksternal dari lembaga penegak hukum dan praktisi, di antaranya perwakilan Pengadilan Negeri Langsa, Kejaksaan Negeri Langsa, Mahkamah Syar’iyah Langsa, dan LBH. Hadir pula Ibu Rahmi Warni, S.H. dari Pengadilan Negeri Langsa, Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H., Jaksa Kejaksaan Negeri Langsa Bapak Mawardi, S.H., M.H., serta Advokat Ibu Raihan, S.H.

Dari unsur internal Fakultas Hukum Universitas Samudra, hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ibu Rini Fitriani, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum, Ibu Dr. Maria Ulfa, S.H., M.Hum., Koordinator Program Studi Hukum, Bapak Dr. Hanri Aldino, S.H., M.H., serta para dosen Fakultas Hukum.
Dalam sambutannya, Dr. Hanri Aldino, S.H., M.H., selaku Ketua Panitia Moot Court sekaligus Koordinator Program Studi Hukum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana belajar, berdiskusi, sekaligus meningkatkan profesionalitas mahasiswa hukum. Ia juga membacakan tata tertib perlombaan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, sambutan Dekan Fakultas Hukum yang diwakili oleh Ibu Rini Fitriani, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para dewan juri serta tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa selama ini mahasiswa lebih banyak memperoleh teori di ruang kuliah, sedangkan melalui kegiatan ini mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai praktik di lapangan.
“Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika kelak terjun sebagai praktisi hukum,” ujar Rini Fitriani dalam sambutannya.
Acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa oleh Bapak Dr. Muhammad Ihsan, M.Ag. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan peradilan semu yang dipandu oleh moderator Bapak Mustika Putra Rokan, S.H., M.H.
Di akhir acara para pemenang dan juri juga akan mendapatkan sertifikat penghargaan dari panitia pelaksana
Melalui kegiatan Moot Court ini, Fakultas Hukum Universitas Samudra berharap mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, argumentasi hukum, etika profesi, serta keterampilan praktik beracara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum dalam melahirkan calon-calon praktisi hukum yang berintegritas, profesional, dan siap berkontribusi bagi sistem peradilan yang berkualitas.